Senin, 06 Desember 2021

PT Equityworld Futures : Minyak Melonjak Usai Arab Saudi Naikkan Harga untuk Wilayah Asia dan AS

Equityworld Futures - Harga minyak naik di Asia setelah Arab Saudi menaikkan harga untuk minyak mentahnya bagi wilayah Asia dan AS. Sementara itu, perundingan tidak langsung antara AS dan Iran untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 tampaknya mengalami kebuntuan.

Harga minyak Brent melonjak naik 2,00% di $71,28 per barel dan harga minyak WTI melonjak 2,20% ke $67,72 per barel.

Arab Saudi, negara pengekspor minyak utama dunia, menaikkan harga jual minyak mentah Januari hingga 80 sen dari bulan sebelumnya. Peningkatan itu terjadi bahkan setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan mitranya (OPEC+) memutuskan untuk tetap pada rencana meningkatkan pasokan sebesar 400.000 barel per hari pada Januari saat  pertemuannya pekan lalu.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Harga Emas Naik, Investor Tunggu Langkah Fed Selanjutnya Pasca NFP

Saudi Aramco (SE:2222) menaikkan harga minyak kunci Light Arab untuk pelanggan Asia sebesar 60 sen dari Desember menjadi $3,30 per barel di atas nilai patokan, ungkap perusahaan dalam pernyataan. Chief Executive Officer Amin Nasser mengatakan pekan lalu bahwa ia “sangat optimis” terhadap permintaan dan pasar telah bereaksi berlebihan terhadap varian baru omicron COVID-19.

Ketidakpastian tentang kemungkinan pasokan minyak Iran juga memberi dorongan pada cairan hitam. Meskipun perundingan tidak langsung antara AS dan Iran untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir terhenti minggu lalu, namun diperkirakan akan berlanjut pada pertengahan minggu ini.

Sementara itu, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan bahwa lembaga tersebut kemungkinan akan menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi globalnya karena omicron. Omicron telah menyebar ke sekitar sepertiga negara bagian AS pada hari Minggu, dan investor terus memantau dampaknya terhadap permintaan bahan bakar.

 

 

Equityworld Futures

Tidak ada komentar:

Posting Komentar