Rabu, 30 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Harga emas spot menguat ke US$ 1.883,88 per ons troi setelah dolar AS melemah


Equityworld Futures - Harga emas menguat lebih lebih tinggi pada perdagangan tengah hari ini karena dolar Amerika Serikat (AS) yang melemah ke level terburuknya dalam 2,5 tahun. 

Sementara investor masih menimbang pernyataan pemimpin Partai Republik yang memutuskan menunda pemungutan suara terkait meningkatnya pandemi pembayaran bantuan.

Harga emas spot naik 0,3% menjadi US$ 1.883,88 per ons troi. Serupa, harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman Februari naik 0,2% ke level US$ 1.887,40 per dolar AS. 

"Dolar yang lebih lemah cukup untuk menciptakan momentum kenaikan kecil untuk dipertahankan dalam harga emas," 

Baca Juga: PT Equityworld Futures : Harga Emas Makin Naik Ditengah Pelemahan Dolar AS

Memperoleh eksposur yang lebih besar ke emas dalam imbal hasil rendah dan dolar AS yang melemah, tambahnya.

Hari ini saja, indeks dolar AS sudah turun 0,2%, dan berada di level terendah lebih dari dua tahun, karena para pedagang melihat rencana kenaikan cek bantuan Covid-19 menjadi US$ 2.000 dari US$ 600.

Emas masih dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan mata uang yang dihasilkan dari tindakan stimulus besar-besaran di tahun ini untuk meredam dampak pandemi Covid-19. 



Equityworld Futures

Selasa, 29 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Harga minyak mentah naik 0,7%, di tengah penguat pada bursa saham Asia


Equityworld Futures - Harga minyak kembali menguat untuk ketiga kalinya dalam empat sesi terakhir. Harga minyak mendapat sokongan dari ekspektasi meningkatnya permintaan bahan bakar karena Amerika Serikat (AS) dapat memperluas pembayaran bantuan pandemi dan kesepakatan Brexit yang ditetapkan untuk menstabilkan perdagangan antara Eropa dan Inggris.

Harga minyak mentah berjangka jenis Brent untuk kontrak pengiriman Februari 2021 naik 36 sen atau 0,7% menjadi US$ 51,22 per barel. 

Serupa, harga minyak mentah berjangka jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Februari 2021 juga menguat 34 sen atau 0,7% ke level US$ 47,96 per barel.

Minyak mentah naik seiring dengan kenaikan di bursa saham Asia, dengan saham Jepang mencapai level tertinggi dalam 29 tahun. Ini terjadi karena meningkatnya selera risiko investor setelah Dewan Perwakilan Rakyat AS memilih untuk menaikkan pembayaran bantuan pandemi menjadi US$ 2.000 dari US$ 600. 

Saat ini, investor masih menanti hasil pemungutan suara di Senat. 

Keperkasaan harga emas juga bertambah dari proyeksi pengetatan stok minyak mentah di Negeri Paman Sam tersebut.

Baca Juga: PT Equityworld Futures : Harga Emas Kembali Naik, Pasar Fokus Voting Stimulus Senat AS

Stok minyak mentah AS diperkirakan turun pada minggu lalu. Sementara persediaan produk kilang kemungkinan naik, berdasarkan hasil jajak pendapat Reuters di awal pekan ini.

Lima analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan, secara rata-rata, stok minyak mentah AS kemungkinan turun 2,1 juta barel dalam pekan yang berakhir 25 Desember.

Namun, kekhawatiran atas penguncian virus corona masih membatasi keuntungan harga emas hitam ini

Varian baru virus corona di Inggris telah menyebabkan penerapan kembali pembatasan pergerakan. Bahkan sejumlah negara sudah melakukan pengetatan dengan menutup perbatasan dengan Inggris.

Diperkirakan hal ini akan menghambat permintaan dalam jangka pendek dan membebani harga minyak. Di sisi lain, rawat inap dan infeksi Covid-19 kembali melonjak di beberapa bagian Eropa dan Afrika.

OPEC+ akan kembali mengadakan pertemuan pada 4 Januari mendatang. Sebelumnya, OPEC+ sudah memutuskan untuk mengurangi rekor penurunan produksi minyak yang dibuat tahun ini guna mendukung pasar. 

Grup tersebut akan meningkatkan produksi sebesar 500.000 barel per hari (bpd) mulai bulan Januari dan Rusia mendukung peningkatan lain dengan jumlah yang sama pada bulan Februari.

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan pada hari Senin bahwa dia memperkirakan akan ada permintaan minyak tambahan 5 juta hingga 6 juta barel per hari pada tahun 2021, yang belum sepenuhnya pulih dari pandemi.



Equityworld Futures

Senin, 28 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Harga emas sentuh level tertinggi dalam sepekan di tengah dukungan paket stimulus AS


Equityworld Futures - Harga emas terus sempat melonjak hingga 1,3% karena investor menyambut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menandatangi tagihan bantuan pandemi yang telah lama ditunggu. Pelemahan dolar AS kian menyokong harga emas.

Harga emas spot naik 0,7% menjadi US$ 1,888.84 per ons troi. Harga emas sempat ke US$ 1.900,04 per ons troi, level tertinggi dalam sepekan. 

Serupa, harga emas berjangka kontrak pengiriman Februari 2021 menguat 0,5% menjadi US$ 1.893,20 per ons troi. 

Dukungan utama bagi harga emas memang datang setelah Trump menandatangani UU paket bantuan senilai US$ 2,3 triliun yang berisi stimulus dan pengeluaran tunjangan kepada jutaan pengangguran di AS. Penandatanganan ini juga membuat penutupan pemerintahan (government shutdown) di AS terhindari.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Harga Emas Naik, Trump Setujui UU Stimulus Pandemi Covid-19

"Bahkan tanpa stimulus ekstra, emas bisa naik lebih tinggi. Tanda tangan Trump (pada RUU stimulus) adalah risiko besar terakhir yang menunjuk ke pasar bullish," 

"(Tapi) kita sudah lama membicarakan kesepakatan ini, jadi masih menjadi pertanyaan besar adalah berapa banyak yang akan ditindaklanjuti oleh pasar," jelas Stephen Innes, Chief Global Market Strategist Axi.

Kilau emas semakin cerah setelah dolar AS juga turun 0,2% terhadap saingannya. Hal ini membuat daya tarik emas terangkat terhadap mata uang lainnya karena menjadi lebih murah.

Investor sekarang mengawasi rencana DPR yang berniat meningkatkan bantuan virus corona untuk warga AS mulai dari US$ 600 hingga US$ 2.000, dengan Trump mengatakan Senat "akan memulai proses" untuk menyetujui pembayaran yang lebih tinggi.

Karena itu, emas diprediksi bisa bergerak di atas US$ 1.900 per ons troi. Hal ini mungkin terjadi jika the greenback melemah lebih lanjut dan menopang emas di atas level tersebut, ungkap Innes.

Emas yang dipandang sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, telah memperoleh keperkasaan setelah menguat lebih dari 24% sepanjang tahun ini. Sebagian besar penguatan emas didorong oleh serangkaian stimulus yang dilakukan untuk mengurangi dampak pandemi.



Equityworld Futures

Kamis, 24 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Harga emas Antam naik Rp 5.000 jadi Rp 971.000 per gram


Equityworld Future Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik.

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 971.000.

Sementara harga buyback emas Antam juga naik Rp 7.000 menjadi sebesar Rp 859.000 per gram dari sebelumnya Rp 852.000 per gram.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Harga Emas Lanjut Turun Meski Ekspektasi Stimulus AS Kian Berkembang

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya dan belum termasuk pajak:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 535.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 971.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 4.630.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 9.205.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 22.887.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 45.695.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 91.312.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 228.015.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 455.820.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 911.600.000


Equityworld Futures

Rabu, 23 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Harga emas Antam hari ini turun Rp 4.000 jadi Rp 966.000 per gram


Equityworld Futures - Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun.

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 966.000. 

Harga emas Antam ini turun Rp 4.000 dari harga yang berada di level Rp 970.000 per gram.

Sementara harga buyback emas Antam juga turun Rp 4.000 menjadi sebesar Rp 852.000 per gram dari sebelumnya Rp 856.000 per gram.


Baca Juga: PT Equityworld Futures : Harga Emas Turun Meski Ada Kewaspadaan Harapan Stimulus


Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya dan belum termasuk pajak:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 533.000
  • Harga emas 1 gram: Rp 966.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 4.605.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 9.155.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 22.762.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 45.445.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 90.812.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 226.765.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 453.320.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 906.600.000


Senin, 21 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Tren harga emas Antam Naik, bisa kembali ke Rp 1 juta tahun depan


Equityworld Futures - Peluang harga emas fisik Antam kembali ke level Rp 1.000.000 per gram semakin terbuka dengan kenaikan harga. Sayangnya, Business Manager Indosukses Futures Suluh Adil Wicaksono menilai level tersebut belum akan ditembus di sisa 2020 yang tinggal menghitung hari.

"Kenaikan hari ini sejalan dengan harga emas spot yang naik karena stimulus Amerika Serikat (AS) senilai US$ 900 miliar akhirnya disepakati,"

Suluh juga mengingatkan bahwa pergerakan harga emas fisik sangat sensitif terhadap perkembangan sentimen global. Meskipun harga logam mulia emas Antam berhasil naik Rp 6.000 per gram ke level Rp 976.000 per gram pada perdagangan harga Rp 1.000.000 kemungkinan belum akan ditebus tahun ini lantaran hari perdagangan yang minim jelang libur panjang akhir tahun.

"Memang sekarang bukan kenaikan harga yang drastis, tapi selama sepekan bahkan hingga akhir tahun harga emas masih akan melanjutkan peningkatan," 

Baca Juga: PT Equityworld Futures : Harga Emas Kian Naik Ditengah Kabar Kemajuan Stimulus AS

Sementara itu, dari sentimen domestik pergerakan nilai tukar rupiah yang melemah di awal pekan, turut menjadi sentimen pendukung kenaikan harga emas fisik. 

Wajar saja, sentimen stimulus AS sempat mendorong indeks dolar AS kembali di atas 90 dan menjadikan pamor safe haven kembali naik. Bahkan Suluh menekankan, selama rupiah tertekan maka bukan tidak mungkin bagi emas fisik seperti emas Antam melanjutkan kenaikannya.

"Kelihatannya hingga akhir tahun kita tidak akan bicara emas terkoreksi. Apalagi Gubernur The Fed Jerome Powell bilang masih akan support stimulus selama Covid-19 belum kelar, dengan membeli aset dan surat utang,"

Berkaca dari tren tersebut, Suluh optimistis bahwa harga emas fisik bisa tembus level Rp 1.000.000 per gram, setidaknya di awal tahun depan. 

Untuk memanfaatkan momentum tersebut, investor bisa melakukan buy on weakness di harga yang paling mendekati level support Rp 950.000 per gram atau Rp 900.000 per gram untuk pembelian emas fisik per 10 gram.

"Kalau di atas Rp 1.000.000 per gram hampir pasti ditembus tahun depan. Tapi kalau untuk melampaui rekor sebelumnya Rp 1.058.000 per gram masih belum bisa dipastikan, setidaknya kuartal I-2021 akan menguji level psikologis dulu."



Equityworld Futures

Jumat, 18 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Jelang siang, harga emas spot bertengger di level US$ 1.882 per ons troi


Equityworld Futrures - Harga emas spot melemah. Mengutip Bloomberg, harga emas spor bertengger di level US$ 1.882,79 per ons troi alias melemah 0,14%.

Sementara harga emas berjangka Comex untuk pengiriman Februari 2021 ada melemah 0,15% ke level US$ 1.887,50 per ons troi.

Harga emas terkoreksi pada awal perdagangan Jumat setelah naik tinggi pada perdagangan kemarin. Meski begitu, secara tren harga emas masih meningkat setelah Federal Reserve menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung ekonomi dan optimisme kesepakatan paket stimulus AS akan segera diluncurkan.

Baca Juga: PT Equityworld Futures : Harga emas spot turun 0,31% ke level US$ 1.879 per ons troi

Dalam pertemuan kebijakan terakhir tahun 2020, The Fed berjanji untuk mempertahankan program pembelian aset besar-besaran sampai melihat kemajuan substansial dalam perekonomian, terutama dalam hal lapangan kerja dan inflasi.

"Saat ini semuanya didasarkan pada stimulus dan komentar Gubernur The Fed Jerome Powell kemarin, sehingga emas kembali disukai,"

"Dalam setahun, emas biasanya mulai bergerak lebih tinggi dan akan naik hingga awal Februari. Anda melakukan trading musiman di sana, ditambah dengan stimulus dan kebijakan The Fed yang cukup mendukung, ini menjadi badai yang sempurna untuk bullish emas."



Equityworld Futures

Kamis, 17 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Amman Mineral Nusa Tenggara menunggu waktu yang tepat untuk IPO


Equityworld Futures - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) berencana untuk mencatatkan saham anak usahanya yakni PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Bursa Efek Indonesia (BEI). AMNT tengah bersiap untuk melaksanakan penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) di pasar modal.

Leony Lervyn, Public and Internal Relations Medco Energi belum dapat memastikan kapan anak usaha MEDC ini akan melakukan IPO. Pasalnya, perusahaan tersebut masih memantau perkembangan pasar dan mencari waktu yang tepat. “Pelaksanaan IPO AMNT akan bergantung pada kondisi pasar,”

Baca Juga: PT Equityworld Futures : Harga Emas Terus Naik, Fed Janji Tahan Suku Bunga Rendah

Dalam catatan Kontan.co.id, manajemen MEDC memaparkan perusahaan tambang di Sumbawa ini memiliki prospek yang bagus. Amman Mineral Nusa Tenggara merupakan perusahaan terbesar kedua di Indonesia yang menggarap tambang tembaga-emas, setelah PT Freeport Indonesia.

Sekarang ini AMNT sedang berfokus untuk melakukan pengembangan penambangan di fase 7. Adapun investasi untuk tambang ini bisa mencapai US$ 3 juta per hari. AMNT pun mulai memetik hasilnya dengan penambangan yang sudah mencapai ore atau bijih tambang.

Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menilai, calon emiten dari sektor pertambangan emas ini cukup menarik. Ia memprediksi harga emas pada tahun depan masih akan stabil meski cenderung turun. “Kalau harga emas bertahan di atas US$ 1.500 per ons troi itu masih bagus.”



Equityworld Futures

Rabu, 16 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Amman Mineral Nusa Tenggara menunggu waktu yang tepat untuk IPO


Equityworld FuturesPT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) berencana untuk mencatatkan saham anak usahanya yakni PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Bursa Efek Indonesia (BEI). AMNT tengah bersiap untuk melaksanakan penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) di pasar modal.


Leony Lervyn, Public and Internal Relations Medco Energi belum dapat memastikan kapan anak usaha MEDC ini akan melakukan IPO. Pasalnya, perusahaan tersebut masih memantau perkembangan pasar dan mencari waktu yang tepat. “Pelaksanaan IPO AMNT akan bergantung pada kondisi pasar,”


Baca Juga : PT Equityworld Futures : Harga Emas Makin Naik, Pasar Tunggu Keputusan Rapat The Fed

Dalam catatan Kontan.co.id, manajemen MEDC memaparkan perusahaan tambang di Sumbawa ini memiliki prospek yang bagus. Amman Mineral Nusa Tenggara merupakan perusahaan terbesar kedua di Indonesia yang menggarap tambang tembaga-emas, setelah PT Freeport Indonesia.


Sekarang ini AMNT sedang berfokus untuk melakukan pengembangan penambangan di fase 7. Adapun investasi untuk tambang ini bisa mencapai US$ 3 juta per hari. AMNT pun mulai memetik hasilnya dengan penambangan yang sudah mencapai ore atau bijih tambang.


Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menilai, calon emiten dari sektor pertambangan emas ini cukup menarik. Ia memprediksi harga emas pada tahun depan masih akan stabil meski cenderung turun. “Kalau harga emas bertahan di atas US$ 1.500 per ons troi itu masih bagus.”



Equityworld Futures

Selasa, 15 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Tengah siang, harga emas spot terungkit ke US$ 1.835,21 per ons troi


Equityworld Futures - Harga emas menguat meski masih berada di bawah harga pekan lalu, harga emas spot berada di US$ 1.835,21 per ons troi, menguat 0,43% ketimbang harga kemarin pada US$ 1.827,35 per ons troi.


Harga emas berjangka untuk kontrak Februari 2021 di Comex juga menguat 0,22% ke US$ 1.836,20 per ons troi. Harga emas berjangka ini juga masih lebih rendah ketimbang harga rata-rata pekan lalu.

Vaksinasi Covid-19 di Amerika Serikat (AS) dimulai pada hari Senin dengan perawat unit perawatan intensif Kota New York menjadi yang pertama menerima vaksin. Kanada juga mulai menyuntikkan petugas kesehatan garis depan dan penghuni panti jompo. 


Baca Juga: PT Equityworld Futures : Harga Emas Naik, Kasus Covid-19 Terus Bertambah


Sementara itu, menurut penghitungan Reuters, kematian akibat virus korona di AS melampaui 300.000 pada hari Senin. Infeksi virus corona terus melonjak secara global, mendorong pembatasan dan penguncian yang lebih ketat di Belanda, Jerman, dan London. 


Pelaku pasar juga terus mencermati pembicaraan Kongres AS atas paket stimulus fiskal, dengan kedua belah pihak berusaha mencapai kesepakatan. Para pemimpin kedua belah pihak tampak lebih optimistis kesepakatan akan disahkan sebelum akhir pekan untuk mencegah penutupan pemerintah. 


Investor kini menunggu pertemuan kebijakan Federal Reserve AS yang dimulai pada Selasa dan Bank of England. Juru bicara Perdana Menteri Boris Johnson kemarin mengatakan bahwa Inggris tetap berharap untuk mencapai kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa. Tapi, kedua pihak masih belum sepakat pada sejumlah masalah utama.



Equityworld Futures

Senin, 14 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Harga emas terkoreksi, dipicu sentimen vaksin Covid-19 di AS


Equityworld Futures - Harga emas terkoreksi pada awal perdagangan. Harga emas untuk pengiriman Februari 2021 di Commodity Exchange ada di US$ 1.839,90 per ons troi, turun 0,20% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 1.843,60 per ons troi.

Harga emas terkoreksi lantaran sentimen vaksinasi Covid-19 di Amerika Serikat dan investor masih menanti kelanjutan pembicaraan tentang paket bantuan virus corona di AS.

Harga emas tergelincir seiring kemajuan vaksin Covid-19 dan tanda-tanda pemulihan ekonomi yang mengurangi permintaan save haven, bahkan di saat bank sentral utama terus menawarkan dukungan untuk perekonomian.

Baca Juga: PT Equityworld Futures : Harga Emas Turun Awal Pekan, Izin Vaksin Hadang Harapan Stimulus

Mengutip Bloomberg, pengiriman perdana vaksin Covid-19 di AS dan vaksin awal akan berada di 50 negara bagian.

Sementara itu, anggota parlemen dari bipartisan akan membeberkan anggaran bantuan Covid-19 senilai US$ 908 miliar.

Pekan ini, investor akan terus mencermati pertemuan terakhir Federal Reserve dimana pasar mengharapkan ada panduan kebijakan ke depan untuk menentukan arah investasinya.



Equityworld Futures

Kamis, 10 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Harga emas spot stabil pada level US$ 1.839,67


Equityworld Futures - Harga emas sedikit berubah, setelah aksi jual tajam di sesi sebelumnya. Terobosan dalam negosiasi jangka panjang di antara anggota parlemen Amerika Serkikat (AS) mengenai paket bantuan pandemi tetap sulit dipahami.

Harga emas spot stabil di US$ 1.839,67 per ons troi pada 0312 GMT, setelah tergelincir sebanyak 2,5% pada hari Rabu. Sedangkan harga emas berjangka AS naik 0,3% menjadi US$ 1.843,50.

"Emas telah berjuang karena pasar kecewa dengan ketidakmampuan anggota parlemen AS untuk menyetujui kesepakatan fiskal," 

Dewan Perwakilan Rakyat AS menyetujui perpanjangan satu minggu dari pendanaan pemerintah federal, memperpanjang waktu yang tersisa untuk menyetujui paket bantuan virus sorona yang lebih luas.

Namun, Pemimpin Mayoritas Senat AS Mitch McConnell mengatakan pada hari Rabu bahwa anggota parlemen Kongres masih mencari jalan ke depan untuk paket bantuan. Emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Dengan latar belakang kebijakan moneter yang akomodatif dan dolar AS yang lebih lemah, emas akan tetap didukung dengan baik dengan kemungkinan pasar yang rendah, analis ANZ mengatakan dalam sebuah catatan, memperkirakan emas pada sekitar US$ 2.100 per ons troi pada tahun 2021.

Sementara itu, regulator obat Inggris memperingatkan menentang penggunaan vaksin Covid-19 Pfizer untuk mereka yang memiliki alergi, setelah dua orang mengalami reaksi merugikan, mendinginkan optimisme atas peluncuran vaksin virus corona.

Menawarkan secercah harapan adalah komentar dari beberapa pejabat kesehatan AS bahwa vaksinasi dapat dimulai secepatnya akhir pekan ini.

"Kita bisa melihat perubahan rezim di pasar emas karena korelasinya dengan imbal hasil riil telah melemah, karena investor terus pindah ke aset berisiko, menciptakan prospek yang menantang untuk safe-havens seperti emas,"

Di sisi lain, perak naik 0,4% menjadi US$ 24,02 per ons troi, platinum naik 0,5% menjadi US$ 1.005,24, dan paladium naik 0,4% menjadi US$ 2.274,79.

Selasa, 08 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Makin berkilau, emas cetak rekor tertinggi dalam dua pekan di US$ 1.869 per ons troi


Equityworld Futures - Harga emas mencapai level tertinggi dalam dua minggu pada perdagangan hari ini. Katalis utama bagi harga emas datang karena investor tetap mengharapkan paket stimulus Amerika Serikat (AS) segera terealisasi guna menahan kejatuhan ekonomi dari lonjakan kasus virus corona.

Harga emas spot naik 0,3% menjadi US$ 1.869,06 per ons troi. Ini jadi level tertinggi bagi harga emas spot sejak 23 November lalu, kala itu emas bertengger di US$ 1.871,52 per ons troi. 

Serupa, harga emas berjangka kontrak pengiriman Februari 2021 menguat 0,4% ke level US$ 1.873,50 per ons troi. 

"Pasar kurang lebih menetapkan harga dalam kesepakatan yang akan didapat jika paket stimulus selesai. Ini akan menjadi tentang seberapa besar paket dikeluarkan, seberapa cepat itu datang dan bagaimana itu terwujud dalam ekspektasi inflasi ke depan," 

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Harga emas Antam hari ini melonjak Rp 7.000 jadi Rp 966.000 per gram

Kongres AS akan memberikan suara pada minggu ini pada untuk RUU pendanaan sementara guna memberikan lebih banyak waktu untuk mencapai kesepakatan tentang bantuan COVID-19 dan mencegah penutupan pemerintah.

Pemimpin Senat dari Partai Demokrat Chuck Schumer mengatakan ada tanda-tanda kemajuan pembicaraan tentang RUU bipartisan.

Menggarisbawahi perlunya stimulus, California kembali memberlakukan serangkaian pembatasan Covid-19 baru, sementara New York menimbang larangan makan di dalam ruangan karena kasus nasional terus berlanjut melonjak.

Emas yang dipandang sebagai aset lindung nilai memang mendapat keuntungan besar dari rencana stimulus. 

"Namun, secara teknikal, emas tetap berada dalam tren bearish untuk jangka menengah," 

Ini dikarenakan ukuran paket stimulus AS masih di bawah ekspektasi pasar yang bisa menyeret harga emas. Jika emas gagal menembus pertahanan di level US$ 1.870 per ons troi, mungkin ada
kemunduran lain dengan dukungan di US$ 1.800.



Equityworld Futures

Senin, 07 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Jelang akhir tahun, ini deretan saham pilihan Mirae Asset Sekuritas

Equityworld Futures - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diyakini akan bersemi di bulan Desember ini. Kepala Riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia Hariyanto Wijaya menyebut, IHSG selalu membukukan kenaikan bulanan di bulan Desember setiap tahunnya sejak tahun 2001, dengan rata-rata kenaikan bulanan sebesar 4,43%.

Di Desember ini pun, Hariyanto memperkirakan IHSG akan terus berkinerja baik. “Target IHSG akhir tahun 2020 kami berada di 5.900,”

Selama pasar dalam fase bearish, sektor keuangan, properti, dan sebagian besar sektor terkait komoditas turun secara dramatis. Di sisi lain, sektor barang konsumsi mengalami penurunan paling minim seiring sifat difensifnya, sementara sektor pertanian, pertambangan, dan keuangan termasuk yang paling tertekan oleh pasar.

Hariyanto juga mengatakan sektor perbankan adalah sektor  yang paling tidak disukai oleh investor asing selama masa awal pandemi. Namun, ketika pasar mulai memasuki fase pemulihan, sektor keuangan dan komoditas mengalami pemulihan lebih cepat, sementara sektor konsumer dan infrastruktur menjadi kurang agresif.


Baca Juga : PT Equityworld Futures : Harga Emas Naik Didorong Harapan Kebijakan Stimulus AS


Menariknya, sektor properti terlihat pulih secara agresif akhir-akhir ini sejak bulan November meskipun hanya memiliki sedikit  katalis. Mirae Asset menilai hal ini terkait dengan kinerja secara year-to-date (YTD) yang turun paling dalam dan valuasinya yang sudah banyak tertekan.

Mirae Asset meningkatkan eksposurnya ke saham perbankan seperti PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), saham berbasis komoditas terutama pertambangan batubara dan emas yakni PT United Tractors Tbk (UNTR), dan saham pakan ternak yaitu PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA).

Mirae Asset menambahkan saham BBNI, JPFA, dan UNTR ke dalam daftar pilihan teratas (top picks) sebagai pengganti saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk(ICBP), dan  PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).

UNTR dinilai atraktif karena Hariyanto menilai pasar belum sepenuhnya memperhitungkan dampak positif dari realisasi harga emas yang lebih tinggi terhadap pendapatan UNTR di 2021.

Dia mengatakan, UNTR seharusnya menikmati realisasi harga emas yang jauh lebih tinggi pada tahun 2021. Hal ini karena lindung nilai (hedging) harga emas atas 70% dari volume penjualan emas UNTR akan berakhir pada Februari 2021.



Equityworld Futures

Jumat, 04 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Harga emas spot menguat ke US$ 1.843,99 per ons troi jelang tengah hari ini


Equityworld Futures - Harga emas menguat pada perdagangan hari ini dan menuju penguatan mingguan pertama dalam empat pekan terakhir. Harga emas menguat seiring meningkatnya optimisme atas kesepakatan stimulus fiskal Amerika Serikat (AS) serta pelemahan dolar AS yang meningkatkan daya tarik komoditas logam mulia ini. 

Harga emas spot menguat 0,2% menjadi US$ 1.843,99 per ons troi. Serupa, harga emas berjangka kontrak pengiriman Februari 2021 naik 0,4% ke level US$ 1.847,90 per ons troi.

Harga emas telah menguat lebih dari 3% di pekan ini. "Momentum kenaikan (dalam emas) yang kuat sebagian karena pelemahan dolar AS dan harga secara teknis oversold, sehingga ini merupakan rebound teknikal," 

Dia pun memperkirakan, harga emas dapat menemukan dukungan kuat saat berada dalam kisaran US$ 1.800-US$ 1.750 per ons troi.

Yang mengingatkan, potensi harga emas untuk kembali melemah tetap terbuka lebar terlebih jika pemulihan ekonomi semakin cepat dan inflasi melampaui batas yang ditetapkan Federal Reserve serta stimulus moneter yang tidak kunjung keluar dapat mengerek memperkuat the greenback.

Hari ini, dolar AS melemah dan ditetapkan pada pekan terburuk sejak awal November. Alhasil, emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang.

Sebuah bipartisan, rencana bantuan virus corona senilai US$ 908 miliar memperoleh momentum di Kongres AS. Sebagian anggota parlemen konservatif mengungkapkan dukungan mereka.

Juga mendukung emas adalah berita bahwa pembuat obat Pfizer memangkas targetnya untuk peluncuran vaksin Covid-19 karena masalah gangguan saat suplai

"Sebagian besar pendorong bullish yang mengarah ke reli 2020 akan semakin pudar, mengurangi kemungkinan untuk diperbarui kenaikan harga yang signifikan,"

Fitch Solutions pun  memperkirakan harga rata-rata emas di US$ 1.850 per ons troi tahun depan.

Kamis, 03 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Indika Energy (INDY) menambah kepemilikan saham di proyek tambang emas


Equityworld Futures - PT Indika Energy Tbk (INDY) semakin  serius untuk melakukan diversifikasi usaha. Emiten tambang batubara ini meningkatkan porsi kepemilikan saham di proyek emas tambang emas Nusantara Resources Ltd.

Mengutip keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), penambahan saham ini sesuai dengan perjanjian penyertaan saham pada 12 Desember 2018, dimana INDY diberikan hak opsi penyertaan sebesar 16,69 juta saham seharga A$ 0,35 per saham yang dapat dilaksanakan sampai dengan 30 November 2020.

Sehubungan dengan opsi, konstituen Indeks Kompas100 ini telah melaksanakan opsi tersebut dengan total harga penyertaan sebesar A$ 5,84 juta. Alhasil, setelah pelaksanaan opsi tersebut, kepemilikan INDY bersama dengan anak usahanya yaitu PT Indika Mineral Investindo sebesar 27,75%.

Baca Juga : PT Equityworld Futures : Harga Emas Naik Pasca Inggris Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19

Sekretaris Perusahaan Indika Energy Adi Pramono mengatakan, penambahan kepemilikan ini merupakan langkah strategis INDY untuk menambah kepemilikan di Nusantara Resources sebagai salah satu strategi diversifikasi.

Nusantara Resources merupakan perusahaan investasi pertambangan mineral yang mengembangkan proyek tambang emas Awak Mas di Sulawesi Selatan. Nusantara Resources merupakan perusahaan terbuka yang tercatat di bursa Australia. Nusantara Resources adalah pemegang saham dari PT Masmindo Dwi Area. Proyek Awak Emas  memiliki perkiraan cadangan ore sebesar 1,1 juta ons dan sumber daya sebesar 2 juta ons.

Adapun penyertaan saham di Masmindo Dwi Area akan dibagi dalam dua tahapan. Apabila seluruh tahapan investasi telah dilakukan, maka Indika Mineral akan menjadi pemilik mayoritas di Masmindo (project company) dengan jumlah kepemilikan langsung maupun tidak langsung sebesar 52,6%.



Equityworld Futures

Rabu, 02 Desember 2020

PT Equityworld Futures : Harga emas spot tergelincir ke US$ 1.810 per ons troi jelang tengah hari ini



Equityworld Futures - Harga emas spot kembali merosot pada perdagangan hari ini setelah kenaikan tajam di sesi sebelumnya. Harga emas tergelincir karena ketidakpastian atas paket stimulus AS sementara kemajuan dalam pengembangan vaksin Covid-19 kian membebani daya tarik safe haven.

Harga emas spot turun 0,3% ke level US$ 1.810,36 per ons troi. Pada penutupan sesi sebelumnya, harga emas spot melonjak lebih dari 2% dan jadi penguatan terbesarnya
hampir sebulan. 

Setali tiga uang, harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman Februari 2021 turun 0,4% menjadi US$ 1.812,60 per ons troi.

Baca Juga: PT Equityworld Futures : Harga Emas Turun Kendati Kabar Pembahasan Stimulus Kembali Hadir

Harga emas kembali koreksi setelah anggota senat dari Partai Republik Mitch McConnell mengatakan, Kongres AS harus menyertakan gelombang baru stimulus virus corona dalam US$ 1,4 triliun pengeluaran tagihan, sebagai pembicaraan stimulus antara Menteri Keuangan Steve Mnuchin dan Ketua DPR Nancy Pelosi yang diadakan pada hari Selasa.

Sekelompok senator bipartisan dan anggota DPR juga mengusulkan tindakan bantuan virus corona senilai US$ 908 miliar.

"Ada sedikit ketidakpastian atas kesepakatan stimulus untuk melewati itu. Dan ini tidak terlalu mendukung harga emas," kata Stephen Innes, Chief Global Market Strategist Axi.

Sedangkan pembicaraan adalah langkah ke arah yang benar di depan pengeluaran fiskal dan menandakan kemungkinan kerjasama lebih lanjut ke depan, upaya stimulus jauh di bawah harapan pasar, Innes menambahkan.

Menimbang lebih jauh, harga emas juga masih mendapat tekanan dari rencana AS yang mulai memvaksinasi jutaan orang AS untuk virus corona setidaknya di pertengahan Desember mendatang.


Equityworld Futures