Kamis, 30 Juli 2020

PT Equityworld Futures : Mana Lebih Untung Beli Logam Mulia atau Perhiasan Emas?


Equityworld Futures - Bagi sebagian orang, investasi emas menjadi salah satu pilihan apalagi di tengah pandemi seperti saat ini. Mengingat risikonya jauh lebih rendah dan harganya juga terus naik.

Namun ada dua jenis emas yang bisa dipilih sebagai investasi pertama adalah logam mulia dan emas perhiasan. Namun banyak yang belum tahu dan bingung untuk memilih emas perhiasan atau logam mulia.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, jika melihat rata-rata orang Indonesia, emas perhiasan masih lebih menarik. Karena biasanya jika membeli emas perhiasan bisa dibawa-bawa sekaligus dipamerkan kepada orang-orang.

Sementara untuk logam mulia biasanya hanya segmen tertentu saja. Biasanya mereka yang membeli logam mulia yang sudah lebih paham mengenai instrumen investasi dalam bentuk emas ini.


Namun dua-duanya bisa menjadi salah satu opsi untuk investasi. Apalagi saat ini harganya sedang naik terus baik itu logam mulia maupun perhiasan.

“Kalau bagi masyarakat awam biasanya dipergunakan. Tapi kalau orang orang yang tau tentang logam mulia bisa di logam mulia. Tetapi harus ingat orang kebanyakan ingin dipakai. Masyarakat ini banyak minta perhiasan karena tiap hari dipakai bisa buat mejeng ada arisan dipakai semua,”

Sementara Itu, keduanya memiliki kekurangan masing-masing. Bagi emas perhiasan kenaikan harganya disaat seperti ini tidak terlalu signifikan terutama bagi yang di bawah 24 karat.

“Tapi kalau yang bukan emas 24 karat ya sama sama saja,”

Sementara untuk logam mulia memang harganya lebih menjanjikan. Hanya saja ongkos untuk membeli logam mulua relatif lebih mahal karena harus membayar biaya sertifikat yang biasanya sebesar Rp100.000

“Kalau dari perhiasan itu kan ongkosnya relatif lebih murah. Kalau logam mulia kan ongkosnya mahal. Itu perbedaannya.”


Rabu, 29 Juli 2020

PT Equityworld Futures : Harga Emas Dunia Kembali Menguat, Nyaris Sentuh USD2.000/Ons


Equityworld Futures - Harga emas dunia kembali naik pada perdagangan. Hal ini dikarenakan investor menanti hasil pertemuan Federal Reserve yang diharapkan memberikan lebih banyak stimulus moneter untuk mendukung ekonomi Amerika yang terkena coronavirus.

Melansir Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,3% ke USD1.947,19 per ons. Sementara itu, emas AS naik 0,7% ke USD1.944,6 per ons.

Dalam pergerakannya, harga emas sempat melonjak ke rekor tertingginya di USD 1.980,57. Tetapi, kenaikannya berkurang hingga 3,7% karena investor melihat laporan keuntungan dan dolar kembali bangkit.

"Ketika Anda mendapatkan momentum kuat untuk datang, Anda mendapatkan banyak spekulan yang ingin menghasilkan keuntungan cepat," 


"Tidak ada yang berubah secara fundamental sama sekali, defisit dan suku bunga yang lebih rendah memicu inflasi masih akan ada di sini, jadi tidak ada alasan untuk tidak memiliki emas, sungguh," 

Investor sekarang menunggu hasil pertemuan kebijakan dua hari The Fed pada hari Rabu setelah bank sentral AS mengumumkan perpanjangan beberapa fasilitas pinjaman hingga akhir tahun.

Harga emas diperkirakan akan naik ke USD2.300 per troy ounce selama 12 bulan ke depan kata Goldman Sachs. Hal ini karena kekhawatiran akan dolar AS karena mata uang cadangan telah mulai muncul.

Indeks dolar memantul dari terendah dua tahun pada hari Selasa tetapi tampak prima untuk kelemahan lebih lanjut di tengah melonjaknya kasus coronavirus A.S.

Perak mundur setelah naik 6,4% ke level tertinggi sejak April 2013 di USD26,19 per ounce. Terakhir turun 2,2% pada USD24,07 per ons.

Platinum turun 0,2% menjadi USD943,80 dan paladium turun 1,2% menjadi USD2.283,27 per ons.


Selasa, 28 Juli 2020

PT Equityworld Futures : Emas lebih tinggi selama sesi AS


Equityworld Futures - Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan Agustus diperdagangkan pada USD1.932,40 per troy ons pada waktu penulisan, meningkat 1,84%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi tinggi USD per troy ons. Emas kemungkinan akan mendapat support pada USD1.842,10 dan resistance pada USD1.941,65.

Baca juga: PT Equityworld Futures : Harga Emas Global Cetak Rekor Baru di USD1.944,73/Ons

Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, jatuh 0,85% dan diperdagangkan pada USD93,578.

Sementara itu di Comex, Perak untuk penyerahan September naik 6,73% dan diperdagangkan pada USD24,387 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan September naik 0,32% dan diperdagangkan pada USD2,9017 per pon.



Equityworld Futures

Senin, 27 Juli 2020

PT Equityworld Futures : IHSG Ditutup Menguat, BBCA Catat Penurunan Laba Bersih 5,4% Jadi Rp 12,2 T


Equityworld Futures - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada penutupan perdagangan. Emas dinilai sebagai katalis penguatan bursa hari ini dan PT Bank Central Asia Tbk (JK:BBCA) catat penurunan laba bersih 5,4% menjadi Rp 12,2 triliun dari periode sama tahun lalu.

IHSG ditutup naik 0,66% atau 33,68 poin di 5.116,67. Adapun sepanjang perdagangan indeks bergerak dalam rentang 5.080,12—5.116,66.

Secara akumulasi, total transaksi yang tercatat pada hari ini mencapai Rp7,31 triliun dengan aksi jual bersih dengan nilai Rp446,04 miliar di seluruh pasar. Sementara itu kapitalisasi pasar tercatat senilai Rp5,94 triliun.

Analis mengatakan penguatan IHSG hari ini utamanya disebabkan oleh apresiasi pasar terhadap penguatan harga emas dunia sehingga indeks ikut bergelora.

Harga emas berjangka terus melonjak 1,98% ke $1.935,05 per ons.


Kabar dari emiten dalam negeri sebagaimana diwartakan CNBC Indonesia, bank dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 12,2 triliun pada semester I-2020, turun 5,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (yoy) sebesar Rp 12,9 triliun. 

Kinerja keuangan tersebut disampaikan Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F Haryn, dalam konferensi pers virtual di Jakarta mewakili Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja.

Kredit tumbuh sebesar 5,3% YoY menjadi Rp 595,1 triliun pada Juni 2020 ditopang oleh pertumbuhan kredit korporasi. BCA membukukan kredit korporasi sebesar Rp 257,9 triliun, meningkat 17,7% YoY, sementara kredit komersial dan UKM turun 0,9% YoY menjadi Rp184,6 triliun.

Pada portofolio kredit konsumer, KPR tumbuh flat 0,3% YoY menjadi Rp 91,0 triliun dan KKB (kredit kendaraan bermotor) turun 11,9% YoY menjadi Rp 42,5 triliun.

Saldo outstanding kartu kredit turun 18,6% YoY menjadi Rp10,6 triliun akibat penurunan konsumsi domestik. Total (PA:TOTF) portofolio kredit konsumer turun 5,1% YoY menjadi Rp146,9 triliun.

BCA berhasil mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang tinggi pada semester pertama 2020. Dana giro dan tabungan (CASA) tumbuh 12,8% YoY, mencapai Rp575,9 triliun dan berkontribusi sebesar 75,6% dari total dana pihak ketiga pada Juni 2020.

Adapun saham-saham top gainer indeks awal pekan terdiri dari Sarana Meditama Metropolitan (JK:SAME) naik 34,85%, Bank Maybank Indonesia Tbk PT (JK:BNII) naik 34,44% dan Bank Agris Tbk (AGRS) naik 34,29%. Sedangkan saham-saham top loser termasuk Pelat Timah Nusantara Tbk (JK:NIKL) turun 6,94%, Kimia Farma Persero Tbk (JK:KAEF) turun 6,93% dan Anabatic Technologies Tbk PT (JK:ATIC) turun 6,92%.


Jumat, 24 Juli 2020

PT Equityworld Futures : Terus Naik, Harga Emas Dekati USD1.900/Ounce


Equityworld FuturesHarga emas terus naik hingga 1% di tengah pelemahan dolar Amerika Serikat (AS). Emas pun mendekati level USD1.900 per ounce.

Naiknya harga emas karena banyak stimulus yang diberikan untuk menghidupkan kembali perekonomian usai terhantam dampak virus corona. Emas berjangka AS ditutup naik 1,3% ke USD1.890 per ounce.

Sementara harga emas di spot gold naik 0,8% menjadi USD1.886.09 per ounce. Di mana pada sesi perdagangan sempat menyentuh harg USD1.897.91 atau tertinggi sejak September 2011.


"Emas naik dengan indeks dolar melemah ke posisi terendah dalam dua tahun terkahir," 

Dolar turun 0,3% atau menjadi level terendah dalam dua tahun terkahir. Ini pun membuat emas lebih murah untuk pemegang mata uang lainnya.

Secara keseluruhan, harga emas telah melonjak 24% pada tahun ini. Didukung suku bunga yang lebih rendah dan langkah-langkah stimulus utamanya dari bank sentral.

Selain itu, untuk harga perak turun 2,2% menjad USD22,52 per ounce. Palladium turun 0,2% menjadi USD2.142,79 per ounce dan platinum turun 1,1% menjadi USD911,53.


Kamis, 23 Juli 2020

PT Equityworld Futures : Harga Emas Naik & Perak Melonjak 5% Dipicu Ekspektasi Kebijakan Stimulus


Equityworld Futures - Perak melonjak ke level tertinggi nyaris tujuh tahun dan emas terus bergerak menguat dipicu ekspektasi diperlukan banyak stimulus untuk membantu pemulihan ekonomi global dari pandemi virus.
Diberitakan The Straits Times dari Bloomberg, investor masuk ke logam mulia di tengah lonjakan permintaan untuk tempat berlindung di tengah meningkatnya kasus covid-19, memperlambat pertumbuhan dan suku bunga riil negatif di AS. 
Setelah keberhasilan paket penyelamatan Eropa minggu ini, fokus beralih ke perundingan antara Partai Republik dan Demokrat mengenai rancangan undang-undang untuk menopang perekonomian Amerika Serikat.
Harga Perak Berjangka melonjak 5,33% ke $22,705 per ons, mencapai level tertinggi tahun 2013. Harga Emas Berjangka naik 0,73% di $1.857,35 per ons dan XAU/USD naik 0,79% ke $1.856,47.
Sementara itu dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) per gram melonjak Rp19.000 dari hari Selasa menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia. Sebelumnya, harga emas Antam mencapai Rp963.000 dan harga terakhir kini turun ke Rp982.000.
"Seperti emas, perak tahun ini mendapat keuntungan dari permintaan safe haven dan penurunan imbal hasil obligasi AS jangka panjang," Vivek Dhar, analis di Commonwealth Bank of Australia, mengatakan dalam catatan. "Imbal hasil rendah pada akhirnya meningkatkan daya tarik aset tanpa bunga seperti logam mulia. Kenaikan harga perak dapat terus berlanjut, utamanya ketika bergabungnya harapan permintaan dan kekhawatiran pasokan."


Selasa, 21 Juli 2020

PT Equityworld Futures : IHSG Ditutup Naik 1,26% ke 5.115, Saham 2 BUMN Farmasi Meroket


Equityworld Futures - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menunjukan penguatan hingga akhir perdagangan. IHSG ditutup naik 63,6 poin atau 1,26% ke 5.114,71 atau 5.115.

Pada penutupan hari ini, terdapat 267 saham menguat, 169 saham melemah dan 150 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp9,43 triliun dari 10,91 miliar lembar saham yang diperdagangkan.


Indeks LQ45 naik 14,65 poin atau 1,9% ke 800,48, indeks JII naik 4,94 poin atau 0,9% ke 558,34, indeks IDX30 naik 7,93 poin atau 1,8% ke 436,95 dan indeks MNC36 naik 3,53 poin atau 1,2% ke 291,45.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu saham PT United Tractor Tbk (UNTR) naik Rp925 atau 5% ke Rp19.325, saham PT (BYAN) naik Rp650 atau 5,2% ke Rp13.250 dan saham PT PT Kimia Farma Tbk (KAEF) naik Rp340 atau 24,7% ke Rp1.715 serta PT Indofarma Tbk (INAF) Naik Rp300 atau 24,9% ke Rp1.505.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) turun Rp375 atau 6,6% ke Rp5.325, saham PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) turun Rp250 atau 3,5% ke Rp6.900, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp150 atau 0,3% ke Rp49.150.


Senin, 20 Juli 2020

PT Equityworld Futures : 299 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun 0,56% ke 5.051


Equityworld Futures - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di zona merah. IHSG ditutup 28,48 poin atau 0,56% ke 5.051,11 atau 5.051.

Pada penutupan perdagangan hari ini, terdapat 132 saham menguat, 299 saham melemah dan 148 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp6,41 triliun dari 9,06 miliar lembar saham yang diperdagangkan.


Indeks LQ45 turun 6,99 poin atau 0,9% ke 785,83, indeks JII turun 3,65 poin atau 0,7% ke 553,4, indeks IDX30 turun 3,67 poin atau 0,8% ke 429,02 dan indeks MNC36 turun 1,56 poin atau 0,5% ke 287,92.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp250 atau 2,7% ke Rp9.425, saham PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp180 atau 6,6% ke Rp2.910, dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp100 atau 0,3% ke Rp30.700.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE) turun Rp450 atau 6,4% ke Rp6.550, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp300 atau 0,6% ke Rp49.300, dan saham PT Merck Tbk (MERK) turun Rp270 atau 6,7% ke Rp3.780.


Jumat, 17 Juli 2020

PT Equityworld Futures : Suku Bunga Acuan Eropa Tetap, Harga Emas Berjangka Turun


Equityworld Futures – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada perdagangan kemarin. Harga emas turun karena Bank Sentral Eropa (ECB) mempertahankan suku bunga acuan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun USD13,5 atau 0,74% menjadi ditutup pada USD1.800 per ounce.


ECB mengumumkan bahwa mereka akan membiarkan suku bunga simpanannya negatif 0,5% dan tingkat pembiayaan kembali pada 0%. Bank sentral juga mengatakan akan melanjutkan program pembelian aset dengan laju bulanan 20 miliar euro.

Emas juga di bawah tekanan karena laporan yang dirilis oleh Federal Reserve Bank of Philadelphia menempatkan indeks manufaktur di 24,1 pada Juli, lebih baik dari yang diharapkan, dan sebuah laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS menunjukkan penjualan ritel AS naik 7,5% di Juni.

Adapun harga logam mulia lainnya, Perak untuk pengiriman September turun 18,8 sen atau 0,95% menjadi ditutup pada USD19,573 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun USD6,2 atau 0,74% menjadi ditutup pada USD837 per ounce.



Rabu, 15 Juli 2020

PT Equityworld Futures : Harga Emas Turun Ditengah Ketegangan Baru Cina-AS & Naiknya Jumlah Kasus Covid-19


Equityworld FuturesHarga emas turun tipis kendati ada kegelisahan dari meningkatnya jumlah kasus covid-19 dan berlarut-larutnya ketegangan Cina-AS.

Harga emas berjangka turun tipis 0,06% di $1.812,75 per ons pukul 11.11 WIB dan XAU/USD turun tipis 0,02% ke 1.809,75.

Lebih dari 13,5 juta orang di seluruh dunia telah dilaporkan terinfeksi covid-19 dan 580.836 telah meninggal, menurut laporan yang dilansir The Economic Times dari Reuters.


Sedangkan, jumlah keseluruhan kasus covid-19 di Amerika Serikat mendekati 3,5 juta, sejauh ini merupakan angka tertinggi dari negara mana pun di dunia, dan lebih dari 136.000 warga Amerika telah meninggal akibat tertular penyakit ini.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Selasa memerintahkan diakhirinya status khusus Hong Kong di bawah payung hukum Amerika Serikat untuk menghukum Cina atas apa yang disebutnya sebagai "tindakan opresif" terhadap kota bekas koloni Inggris itu. 

Hal tersebut memantik reaksi Beijing dengan memperingatkan bakal memberi sanksi balasan.

Harga emas Antam (JK:ANTM) per gram naik Rp7.000 dari hari Rabu menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia. Sebelumnya, harga emas Antam mencapai Rp942.000 dan harga terakhir kini naik ke Rp949.000.


PT Equityworld Futures : Harga Emas Berjangka 'Diserang' Aksi Ambil Untung


Equityworld Futures – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun sedikit pada perdagangan kemarin. Harga emas turun karena investor mengambil untung.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun USD0,7 atau 0,04% menjadi ditutup pada USD1.813,4 per ounce.


Meskipun investor yang mengambil keuntungan menekan harga logam mulia, emas terus diperdagangkan dalam kisaran sempit sebagai akibat dari hubungan yang tegang antara Amerika Serikat dan China, meningkatnya kasus covid-19 di Amerika Serikat.

Emas juga berada di bawah tekanan karena Departemen Tenaga Kerja AS merilis laporan yang menunjukkan indeks harga konsumen naik 0,6% pada Juni. Analis pasar mencatat ini adalah kenaikan terbesar sejak Agustus 2012 dan kemungkinan karena pembukaan kembali bisnis, dan kenaikan harga bensin dan makanan.

Jatuhnya emas sedikit dibatasi karena Indeks Dolar AS jatuh dan indeks pasar saham di seluruh dunia diperdagangkan lebih rendah. Adapun harga logam mulia lainnya, Perak untuk pengiriman September turun 25,8 sen atau 1,3% menjadi USD19,53 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun USD26,2 atau 3,04% menjadi USD836,8 per ounce.


Selasa, 14 Juli 2020

PT Equityworld Futures : Punya Uang Rp3,6 Juta, Hotel Berlapis Emas Ini Bikin Pengunjung bak Crazy Rich


Equityworld Futures - Setelah tiga bulan masa karantina mandiri atau lockdown yang terjadi di Vietnam, akhirnya pemerintah membuka pembatasan tersebut. Tentunya hal ini bersamaan dengan dibukanya kembali hotel berlapis emas pertama di dunia.

Dolce Hanoi Lake Hotel yang terletak di Ibu Kota Vietnam, Hanoi menjadi hotel berlapis emas yang membuat hotel tersebut menjadi mewah dan megah. Hotel ini dipatok dengan harga USD250 atau Rp3,6 juta per malamnya.

Diketahui pemilik dari hotel ini Hoa Binh Group. Hotel ini akan beroperasi di bawah bendera American Wyndham Hotels. Chairman dari Hoa Binh Group menginginkan agar orang biasa merasakan hidup layaknya super kaya.


"Orang biasa akan menjadi orang super kaya saat check-in," 

Menurut informasi, hotel ini mengklaim menjadi hotel dengan properti pertama di dunia yang dilapisi dengan ubin emas. Pembangunan hotel ini memakan waktu selama 11 tahun pembangunan.

Sementara itu, melansir Business Insider, sebagian besar fitur di dalam hotel bintang lima telah mendapatkan perawatan emas. Apakah itu langit-langit berlapis emas mengkilap di lobi megah atau lift emas yang membawa tamu ke kamar mereka.

Hampir 54.000 kaki persegi keramik berlapis emas. Hal ini digunakan di dinding luar hotel untuk membuatnya bersinar dari luar.

Jadi, berminatkah kalian bayar Rp3,6 juta untuk merasakan menjadi orang crazy rich dalam semalam?